Breaking News

Kelebihan Memakai Alat Swab Saliva Antigen yang Harus Anda Ketahui


Ledakan kasus penambahan dan kematian pasien yang disebabkan oleh virus COVID-19 memang sangat tinggi di Indonesia beberapa waktu terakhir. Tidak hanya menyasar orang-orang yang memiliki riwayat penyakit bawaan saja, tetapi bisa membunuh siapa saja. Apalagi varian virus Delta yang lebih ganas, sebaiknya Anda melindungi kesehatan diri sendiri dan keluarga dengan mematuhi prokes ketat. Membeli alat swab saliva antigen yang bisa digunakan secara mandiri bisa menjadi solusi terbaik.

Keunggulan alat tes COVID saliva antigen

Seiring perkembangan teknologi dan ilmu kesehatan, kini masyarakat bisa melakukan tes mandiri dengan alat tes COVID saliva antigen di rumah atau bepergian. Dibandingkan tes menggunakan PCR swab yang perlu antri, apa saja keunggulan yang dimiliki inovasi tes swab ini? Yuk, simak ulasan singkat berikut ini!

1. Bisa dilakukan secara mandiri

Penggunaan alat tes bisa dilakukan sendiri tanpa bantuan sehingga lebih aman dari paparan risiko virus COVID dari orang lain. Dokter atau tim medis bisa membantu melakukan pemantauan dari jarak jauh saja. Toh, penggunaan tes menggunakan saliva hanya perlu menggunakan sampel saliva yang dimasukkan ke tabung reagen untuk pemeriksaan deteksi corona.

2. Bisa dilakukan oleh siapa saja

Tidak ada batasan umur sebab alat tes menggunakan air liur lebih praktis dan nyaman. Anak-anak bisa menggunakan alat tes dengan bantuan orang dewasa di rumah atau bila bepergian ke luar daerah.

3. Biaya lebih terjangkau

Keberadaan antigen satu ini tidak perlu memakai APD lengkap sehingga dianggap lebih hemat bagi kantong masyarakat kelas menengah ke bawah. Saat bepergian ke mana-mana, biaya yang dikeluarkan bisa lebih terjangkau mengingat tes corona harus dilakukan kapan saja. Anda yang acap bepergian ke luar kota untuk urusan pekerjaan, bisa memilih penggunaan tes yang akurat dan murah ini.

4. Sangat praktis dan tidak menyebabkan sakit

Sebagian orang yang melakukan tes PCR swab merasa kurang nyaman dengan pengambilan sampel lendir hidung. Rasa sakit yang disebabkan oleh pengambilan lendir di bagian terdalam sangat menyiksa, begitu pula dengan rapid test yang mengambil sampel darah.

Meskipun rasa sakit pada rapid test tidak sesakit PCR swab, tetapi Anda bisa memiliki inovasi deteksi corona dini dengan antigen ini. Praktis dan tidak menyebabkan rasa sakit yang berlebihan, kenapa tidak?

5. Tingkat akurasi cukup tinggi

Penggunaan alat tes menggunakan air liur telah diterapkan di berbagai negara yang menyebut akurasi mencapai angka 83 persen. Tentu alat tes dengan menggunakan media saliva masih perlu pemeriksaan tambahan untuk orang-orang yang masuk kategori berisiko menularkan virus corona pada keluarga atau orang lain.

Setidaknya Anda bisa melakukan deteksi mandiri di rumah dengan alat ini. Bila ada indikasi yang mengarah ke penularan corona seperti demam tinggi, batuk, pilek, kehilangan penciuman dan indera perasa hingga gejala yang lebih parah untuk orang dengan riwayat penyakit bawaan, maka bisa segera melakukan tindakan penanganan ke dokter atau rumah sakit terkait. Menyediakan alat tes mandiri di rumah untuk Anda yang acap bepergian sangat baik agar bisa melakukan isolasi mandiri di rumah saja.

Berdasarkan ulasan di atas, Anda tidak perlu ragu membeli alat tes yang telah mendapatkan legalisasi pemerintah dan badan kesehatan terkait. Dapatkan tes saliva antigen yang terpercaya dengan harga yang lebih murah dibandingkan Anda melakukan PCR swab ke klinik atau rumah sakit. Menjaga kesehatan diri dan keluarga adalah hal paling vital di tengah lonjakan kasus corona di Indonesia, ya!

Tidak ada komentar