Breaking News

Mengenal Tetrasiklin, Obat untuk Mengatasi Infeksi Bakteri

Mengenal-Tetracycline-Obat-untuk-Mengatasi-Infeksi-Bakteri

Penyakit karena bakteri dan infeksi dapat menyerang bagian tubuh tertentu. Infeksi dapat menyerang kulit hingga saluran pernafasan. Salah satu obat untuk mengatasi infeksi adalah tetrasiklin.

Seseorang yang mengalami infeksi bakteri mengalami berbagai macam gejala. Yang umum terjadi saat tubuh terkena infeksi bakteri adalah peradangan, nyeri, batuk, dan demam. Seseorang dapat terkena infeksi melalui penularan dari droplets atau percikan ludah, dari makanan yang dikonsumsi, dan terkena gigitan hewan dengan bakteri atau infeksi.

Bakteri sebenarnya bisa berguna untuk tubuh. Tetapi, ada juga bakteri yang dapat menyebabkan infeksi. Penyakit dari bakteri berbeda dengan virus. Penanganan dan terapi seseorang yang terkena bakteri tentu akan berbeda dengan yang terkena virus.

Gejala terkena infeksi virus dan infeksi bakteri hampir mirip. Apabila perlu, dokter akan meminta Anda untuk melakukan tes urine dan tes darah agar mengetahui penyebab penyakit yang menyerang Anda.

Cara Kerja dan Efek Samping Tetrasiklin

Dalam penanganan infeksi bakteri, tetrasiklin dapat menjadi salah satu obat yang digunakan. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang tetrasiklin:

1. Sebagai Terapi untuk Infeksi

Tetrasiklin dapat membantu terapi pada tubuh yang terpapar infeksi. Paparan infeksi ini dapat dari bagian tubuh mana saja mulai dari kulit hingga usus.

Pengobatan ini dapat digunakan untuk infeksi pada kulit yaitu jerawat hingga penyakit rosacea. Rosacea merupakan penyakit kulit yang mirip dengan jerawat tetapi menyebabkan wajah membengkak dan kulit wajah menebal. Seseorang bisa terkena penyakit ini karena terkena infeksi dari bakteri Helicobacter pylori.

Tetrasiklin juga dapat menjadi terapi untuk infeksi saluran pernapasan seperti pneumonia atau paru-paru basah. Infeksi lain seperti peradangan pada saluran pencernaan dan infeksi menular seksual juga dapat diatasi dengan obat ini.

2. Menghentikan Pertumbuhan Bakteri

Tetrasiklin digunakan sebagai antibiotik, terutama apabila infeksi yang ditangani tidak dapat diobati dengan penisilin. Cara kerja obat ini adalah menekan pertumbuhan protein pada bakteri untuk bertahan hidup. Dengan demikian, bakteri akan berhenti tumbuh dan tidak lagi menyebar ke bagian tubuh yang terkena.

3. Harus Menggunakan Resep Dokter

Tetrasiklin merupakan obat yang tidak dapat diperoleh secara bebas di toko atau apotek. Anda harus menggunakan resep dokter untuk mendapatkan terapi menggunakan tetrasiklin.

Saat ini berkonsultasi dengan dokter melalui daring dapat Anda lakukan melalui aplikasi atau situs Halodoc. Dengan berkonsultasi dengan dokter di Halodoc, apabila perlu, Anda dapat mendapatkan resep obat sesuai dengan keluhan dan gejala yang Anda rasakan. Pembelian obat berasal dari apotek mitra dan merupakan apotek resmi sehingga obat yang Anda peroleh akan terjamin keasliannya.

Karena menggunakan resep dokter, pada saat dokter menyarankan untuk menggunakan obat ini, usahakan Anda mengatakan kondisi tubuh Anda. Tetrasiklin juga tidak dapat dikonsumsi oleh anak-anak yang berusia di bawah delapan tahun. Obat ini dapat memicu kerusakan pada gigi anak-anak.

4. Perhatikan Efek Samping

Beberapa efek samping pengobatan menggunakan tetrasiklin adalah sensitif terhadap cahaya, mual, pusing atau sakit kepala. Pada saat pengobatan ini, sebaiknya Anda beristirahat di rumah. Apabila Anda ingin keluar rumah setelah mengonsumsi tetrasiklin, Anda dapat menggunakan perlindungan pada kulit seperti tabir surya, topi, kacamata hitam, dan pakaian yang menutup kulit.

Segera hubungi dokter apabila ada reaksi alergi setelah mengonsumsi obat ini. tetrasiklin lebih efektif apabila dikonsumsi pada waktu yang sama selama pengobatan. Obat ini juga akan lebih bekerja apabila dikonsumsi saat perut kosong. Konsumsilah tetrasiklin dua jam setelah makan agar makanan tercerna terlebih dahulu atau satu jam sebelum makan.

Pengobatan menggunakan tetrasiklin harus selalu dipantau dan obat harus habis sesuai dengan petunjuk dokter. Oleh karena itu, kembalilah berkonsultasi pada dokter ketika Anda telah habis mengonsumsi obat ini agar mendapat penanganan lebih lanjut.

Tidak ada komentar