Breaking News

Hal yang Pria Harus tau Menyikapi Wanita Haid

Hal-yang-Pria-Harus-tau-Menyikapi-Wanita-Haid

Ketika menstruasi datang selain nyeri kram perut juga biasanya diikuti oleh suasana hati naik turun atau emosi yang naik turun alias mood swing. Suasana hati wanita ketika menstruasi tidak bisa diprediksi, dalam satu hari emosi bisa berubah-ubah dari senang, sedih, marah atau tiba-tiba menangis. Hormon yang sedang fluktuatif menyebabkan wanita jadi cepat jengkel, bicara lebih ketus dan ekspresi muka yang “menyeramkan” alias galak. 

Bukan hanya kaum pria, ternyata wanita pun juga tidak mengerti mengapa saat sedang menstruasi, emosi mereka seolah tak terkendali, ada yang mendadak selalu ingin bersedih dan ada pula yang tiba-tiba menjadi judes tanpa sebab. Seperti dikutip dari Huffington Post, ternyata selama bertahun-tahun para ilmuwan telah berusaha mencari kaitan antara mood wanita dengan waktu biologis tubuh menjelang menstruasi, tetapi mereka tidak pernah benar-benar menemukan bukti konkrit yang mampu menjelaskan mengapa emosi wanita tidak stabil dan sulit diprediksi ketika sedang PMS? 

Sebaiknya hati-hati saat berhadapan dengan wanita PMS karena mood swingnya membuat mudah tersulut emosi. Perhatikan kata-kata yang diucapkan pada wanita PMS agar tidak menyinggungnya. Kamu bisa baca ini https://ifreeindonesia.com/pssst-kalimat-kalimat-ini-yang-sering-menyulut-emosi-perempuan/ Untuk memperbaiki moodnya kamu juga bisa membantu wanita PMS dengan meringankan sakit haidnya dengan memberikan obat penghilang nyeri atau pad penghilang nyeri https://ifreeindonesia.com/ 

Satu-satunya temuan yang lebih kurang bisa menjelaskan penyebab sindrom wanita ini adalah kram perut! Seperti yang diungkap oleh Mood Disorders Association of Ontario, saat menstruasi 70 pesen wanita merasakan nyeri dan kram di area perut, yang menyebabkan wanita cepat lelah dan mengantuk. Nah, salah satu cara untuk meredakan rasa sakit ini adalah tidur atau beristirahat hingga rasa sakit hilang. Namun, tidak semua wanita memiliki “kemewahan” tersebut, karena tanggung jawab pada pekerjaan dan peran sebagai seorang ibu yang menuntut wanita untuk terus beraktivitas, dalam keadaan menstruasi atau tidak. 

Seperti yang dilansir oleh AskMen, saat wanita sedang mengalami PMS, sebaiknya pria mengikuti saja arus emosinya yang berjalan tanpa sinyal tersebut. Karena apa pun bisa terjadi, seperti misalnya wanita jadi mudah menangis, tidak percaya diri, makan lebih banyak, atau yang paling lazim yaitu cepat marah dan ketus saat bicara. Tunjukkan pada wanita bahwa Anda adalah pria sejati yang memahami rasa sakitnya dengan kata-kata manis seperti “Hallo sayang, aku punya cokelat untuk kamu.”

Tidak ada komentar