Breaking News

Jangan Lupa Ganti Air Radiator Setahun Dua Kali Pada Motor Anda


Radiator mempunyai fungsi penting pada sepeda motor yang mempunyai skema pendingin cairan. Agar performnya tetap baik serta terbangun, karena itu disarankan untuk teratur mengurasnya. 

Karena, cairan pendingin yang ada di radiator sesuai dengan umur penggunaan mutunya dapat alami penurunan serta berlangsung pengurangan volume. Jika telah demikian, setiap saat di perjalanan mesin dapat alami overheat. 

Punggawa bengkel spesialis motor matik R59 Matic Shop, Juki menerangkan, semestinya 2x dalam satu tahun radiator harus dikuras. 

“Sebenarnya orang jarang sich yang tahu ini (menguras radiator), jika ingin bagus ya satu tahun 2x lah dikuras dibersihin dari endapan cairan pendingin, endapan itu yang membuat overheat, sebab kan perputaran cairannya tidak lancar,” katanya. 

Masih diterangkan Juki, lebih buat motor yang jarang sekali digunakan, telah pasti cairan pendingin atau biasa dimaksud coolant gampang sekali mengendap, sebab tidak terdapatnya perputaran seperti motor yang tiap hari dipakai jadi tungganga kegiatan rutin. 

“Biasanya kan pada mempunyai dua motor, satunya jarang digunakan, nah itu kekuatan coolant-nya mengendap gede. Beda sama yang setiap hari digunakan, kan ada sirkulasinya jadinya aman dari endapan,” paparnya . 

Bukan itu saja, coolant yang belum pernah ditukar mutunya dapat bertambah kental. Jika diacuhkan, endapan barusan dapat jadi kerak yang melekat pada permukaan dinding sisi dalam aliran pendinginan. 

Jika telah demikian, pelat beso pada radiator lama kelamaan dapat terkikis serta menyebabkan kebocoran, hingga manfaatnya tidak optimal untuk mendinginkan mesin. 

Agar menghindarkan hal itu, Juki menyarankan supaya motor sedapat mungkin dipakai teratur --meskipun bukan motor utama-- untuk perputaran cairan pendingin masih lancar. 

Lalu spesial motor yang tetap dikendarai, lihat volume cairan pada tangki reservoir. Upayakan ada di level maximum, tetapi jika masih diantara level minimal serta maximum tidak jadi permasalahan. 

“Kalau sudah level bawah mah ya harus di isi cairannya, hanya janganlah digabung, jika gunakan coolant bawaan pabrik ya gunakan itu selalu janganlah diganti-ganti, kan tidak tahu kandungannya seperti apa jika beda merk, ditambah lagi ditambahnya gunakan air biasa,” tutup Juki sekalian ketawa.

Tidak ada komentar