Breaking News

Cara Menghitung NJOP


Bagi mereka yang pernah mengerjakan transaksi jual beli properti atau menunaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tentu sudah tidak asing lagi mendengar istilah NJOP. Ya, Nilai Jual Objek Pajak atau NJOP ialah harga rata-rata dari transaksi jual beli, andai tidak terjadi transaksi jual beli maka nilai NJOP ditentukan menurut komparasi harga obyek beda yang sejenis, nilai pendapatan baru atau Nilai Jual Obyek Pajak Pengganti.

Setiap wilayah mempunyai nilai NJOP berbeda-beda dan seringkali NJOP ini dipakai sebagai dasar pajak PBB. Nah untuk Anda yang hendak mengetahui bagaimana teknik membuat tolak ukur nilai NJOP suatu properti ini lah ini ialah cara menghitungnya.

Seperti yang sudah diterangkan sebelumnya nilai NJOP bisa ditentukan berdasar 3 aspek yaitu :

Perbandingan harga obyek

Yang dimaksud dengan komparasi harga obyek adah nilai NJOP menurut komparasi dengan obyek properti lainnya yang sejenis dan letaknya tidak berjauhan dan sudah diketahui berapa harga jualnya.

Nilai pendapatan baru

Penentuan NJOP pun dapat didasari oleh cara nilai pendapatan baru,cara ini didasari oleh penghitungan ongkos untuk menemukan properti yang dibeli dan dikurangi dengan kondisi jasmani properti yang dibeli.

Nilai Jual Obyek Pajak Penganti

Sementara nilai jual pengganti ialah metode penentuan nilai pajak menurut hasil buatan obyek pajak tersebut.

Cara menghitung NJOP per meter

Menghitung NJOP tanah per meter dilaksanakan menurut evaluasi tanah dengan memakai pendekatan komparasi harga pasar. Sebagai catatan,komparasi harga itu hanya dapat dilakukan terhadap objek tanah yang sejenis, letaknya tidak berjauhan dan dengan harga pasar yang telah diketahui sebelumnya.

Sebenaranya penentuan NJOP tanah per meter persegi masing-masing tahunnya dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah dan dilaksanakan secara massal. Penentuan ini dilaksanakan untuk menteukan besarnya NJOP untuk ongkos PBB.

Perbandingan harga tanahnya sendiri dapat dilakukan dengan memungut data harga melewati penjual, pembeli, notaris, badan pertanahan, sampai agent properti. Selain tersebut perbandingan juga dilaksanakan dengan teknik melihat sejumlah faktor yang dapat memprovokasi harga tanah laksana lokasi, kemudahan yang berada di dekat lokasi, situasi tanah, aksesibelitas dan lain-lain.

Penentuan harga jual properti menurut NJOP

Jika Anda ketika ini hendak menjual properti, sebetulnya ada dua cara yang dapat dilakukan guna menilai harga jual. Yang kesatu menurutharga pasaran yang berlaku di dekat properti lantas menurut NJOP. Nah,untuk Anda yang hendak mengetahui teknik menghitung harga jual properti memakai NJOP inilah ini ialah caranya. :

Misalkan luas tanah Anda : 8 m x 12m = 96 m2
Luas bangunan : 6 m x 6 m = 36 m2
NJOP tanah : Rp 1.000.000 per meter persegi
NJOP bangunan : Rp 2.000.000 per meter persegi
Maka total harga tanah adalah : 96 x Rp 1.000.000 = Rp 96.000.000
Total harga harga bangunan : 36 x Rp 2.000.000 = Rp 72.000.000
Maka nilai jual rumah Anda adalah : Rp 96.000.000 + Rp. 72.000.000 = Rp 168.000.000

Tidak ada komentar