Breaking News

Mogok di Jalan Tol, Lakukan 5 Hal Berikut

Saat berkendara di jalan tol, segala kemungkinan dapat saja terjadi. Salah satunya, mobil yang dipakai mogok di tengah jalan tol.

Jika telah begitu, pastinya akan jadi urusan yang merepotkan. Pasalnya, akan menjadi urusan yang paling sulit untuk mengejar bengkel di jalan bebas hambatan. Di samping itu, andai mobil ditinggalkan, toh pun juga bakal sulit mengejar kendaraan umum yang inginkan berhenti di jalan tol.
Mogok di Jalan Tol

Biasanya, andai sudah begitu, empunya kendaraan bakal panik. Namun, dengan rasa panik tersebut, malah tidak dapat menjadi penyelesaian yang tepat saat menghadapi kondisi tersebut.

Melansir laman Daihatsu Indonesia, inilah langkah-langkah yang mesti dilaksanakan pemilik kendaraan ketika mobil mogok di jalan:

1) Safety first
Langkah kesatu setelah tidak boleh panik andai mobil mogok di jalan tol, yakni dengan teknik menepikan kendaraan ke bahu jalan. Bila masih memungkinkan, roda kiri lebih terbit dari bahu jalan, atau memasuki rumput sampai-sampai posisi mobil bakal lebih terbit dari jalan.

Fungsinya, guna menghindari mobil terserempet atau tertabrak oleh pengendara beda yang sedang memakai jalur sangat kiri di samping bahu jalan.

2) Nyalakan lampu hazard
Tambahkan lampu kecil dan lampu hazard juga andai kejadiannya pada malam hari. Tujuannya, supaya lebih tampak oleh pengendara lain, sampai-sampai mobil yang melintas dapat memahami bahwa terdapat mobil yang sedang dalam kondisi terpaksa dan berhenti di pinggir jalan.

Lampu hazard pun dapat tampak dari kejauhan, sampai-sampai mobil yang melintas lebih berhati-hati dan memposisikan mobil lebih ke kanan.

3) Pasang segitiga pengaman
Untuk mengumumkan ke pengendara lain, bahwa kendaraan kita sedang bermasalah. Pasanglah segitiga pengaman lebih dari 10 meter di belakang mobil, dan lebih terbit 30-50 sentimeter andai ditarik garis lurus dari body terluar mobil sisi kanan, sehaluan dengan perlintasan mobil lain.

Apabila di jalan tol sedang macet atau padat merayap, jarak segitiga pengaman dapat dikurangi menjadi tidak cukup lebih 5 meter.

4) Segera terbit dari mobil
Tujuannya, guna menghindari cidera andai mobil ditabrak dari belakang oleh pengendara lain, yang masih memanfaatkan bahu jalan guna jalur laju mobilnya.

Usahakan, tidak terdapat satu orangpun yang sedang di dalam mobil menilik risikonya yang lumayan parah andai ditabrak dari belakang.

5) Hubungi pengelola jalan tol
Setelah itu, segera hubungi pengelola jalan tol. Jika sedang sedang di jalan tol Jasa Marga, Anda bisa menghubungi hotline 14080 guna meminta pertolongan derek mobil sampai ke pintu terbit tol yang terdekat.

Apabila sedang di tol di samping Jasa Marga, nantinya bakal di informasikan nomor telpon dereknya. Setelah terbit dari tol, anda dapat menghubungi bengkel langganan atau ke bengkel sah terdekat.

Tidak ada komentar